Ku Peluk Malam
September 02, 2020Sorotan matanya begitu tajam, sambil mengawasi lingkungan sekitar dengan sangat hati-hati.
Malam yang begitu pekat untuk aku lalui dengan tenang. Sebelum nantinya aku harus berpisah dengan ketenangan yang sangat di dambakan sejak lama.
Mungkin hanya dengan malam, semuanya masih nampak jelas untuk aku dekap dengan sangat erat.
Karena malam selalu menghantarkan kejujurannya. Tak seperti siang yang terkadang hanya menggerogoti setiap celah dalam jiwa. Tapi bukan berarti aku harus membenci siang.
Banyak kata yang sempat tersekat di sela tenggorokan seakan begitu berat untuk mengutarakannya pada semesta seluas ini.
Deraian airmata juga tak kunjung berhenti dari kelopak mataku. Seakan menyiksa tanpa ada jeda sedikitpun.
Hanya memeluk erat dengan sang malam, semoga ia menghangatkan seluruh jiwa dan meruntuhkan setiap tetesan kesedihan yang tak pernah nampak dari pandangan manusia.
@tulisan_nun
gadis bungsu


0 komentar
(Gunakan bahasa yang baik dan sopan dalam berkomentar.)