Hanya Perlu Ruang
Agustus 30, 2020Menepilah sejenak, bila kakimu sudah terasa berat untuk melangkah.
Menepilah sejenak, bila pikiranmu kembali bertarung dengan keegoisanmu.
Menepilah sejenak, bila hatimu merasa dikhianati oleh orang-orang sekitarmu.
Menepilah sejenak, bila keberadaanmu di bumi selalu di pandang sebelah mata oleh mereka.
Menepi, menepi, menepi.
Jangan lagi diteruskan. Kamu perlu ruang untuk beristirahat. Kondisimu sudah merasa kepayahan, fisikmu mungkin masih tetap kuat, tapi tidak dengan batinmu.
Menepi dan menjauh dari orang-orang memang ada baiknya. Setidaknya beri ruang untuk diri sendiri agar bisa merenungi perjalanan panjang ini, menentramkan hati, menjernihkan pikiran, agar semuanya lekas pulih seperti sedia kala.
Terima setiap kata-kata yang terlontar seakan menusuk tepat di hatimu, meski awalnya sangat sakit, terimalah. Tapi kendalikan juga dirimu dengan baik, cukup menerima dengan penerimaan yang baik. Padamkan semua kebencian yang sudah terlanjur tertanam di hatimu, karena semua itu hanya akan melelahkan dan membuang waktu.
Jangan khawatir, karena kamu tidak sendiri. Ada Dia yang senantiasa mendengar segala keluh kesahmu. Jangan bersedih lagi ya. Semoga Allah menguatkan langkahmu.
Semangat kawan,
@tulisan_nun
gadis bungsu


0 komentar
(Gunakan bahasa yang baik dan sopan dalam berkomentar.)