Bayangan Semu

Oktober 15, 2020




Durasi yang tak pernah kita kira, perlahan berjalan tanpa tahu kondisi yang sedang merajuk dalam diri.

Semua begitu cepat ditelan oleh sang waktu. Namun diri masih acuh akan sebuah kesempatan yang selalu Allah beri.

Bayangan perlahan kian menjauh, tak pernah sanggup kita genggam. Juga tak pernah mau berpadu menjadi satu.

Saat itu juga wajah ku hadapkan pada langit yang tengah memberi warna berbeda; pekat. Sebentar lagi hujan akan turun ke bumi. Membasahi jiwa-jiwa yang tengah rindu dengan rintikannya.

Rintik yang semakin jatuh tak pernah bisa kita hitung. Begitu juga nikmat yang telah Allah beri pada hamba-hambaNya, tak mampu kita menghitungnya.

Tapi kita semakin lalai, semakin lupa hakikat dunia diciptakan, hakikat kita terlahir di dunia. Seakan pudar begitu saja.

Keluh yang tak pernah habis kita keluarkan, dan syukur yang semakin berkurang kita ucapkan.



@tulisan_nun
gadis bungsu

You Might Also Like

0 komentar

(Gunakan bahasa yang baik dan sopan dalam berkomentar.)

Popular Posts

Profil Penulis

Join

Nama

Email *

Pesan *

Most Popular