Jatuh, Bangkit, lalu Dewasa
Agustus 13, 2020Hari sudah berakhir
Sang jingga sudah menunggumu di peraduan
Bukan maksudku mengusir,
Hanya saja kamu terlalu lama menetap di satu tempat
Bergelung dengan rindu yang sama setiap harinya
Bahkan kamu pun belum tahu, Apakah takdir akan membawamu kepadanya atau tidak
Sudahlah, bukankah sewindu bukan waktu yang singkat?
Sudah waktunya bagimu beranjak
Menyudahi rindu yang lama tak bertuan adalah pilihan yang paling bijak untukmu saat ini
Sudah waktunya untukmu mencari buku baru
Untuk kau tulis kisah baru di dalamnya
Isilah dengan tulisaan-tulisan indah yang membahagiakanmu
Kemungkinan kembali patah, pasti ada
Akan tetapi,
Bukankah kamu sudah berkali-kali jatuh dan dapat kembali bangkit dengan dewasa?
Aku yakin, kamu pun sudah berkali-kali lebih kuat dari sebelumnya
Kamu sudah cukup siap untuk menjemput kisah yang baru
Dan semogaku, Semoga kamu akan menemukan sosok yang satu
Yang akan membersamaimu hingga akhir usiamu
Semogaku, Semoga kamu berbahagia selalu
Dan luka tidak akan lagi menghampirimu di lain waktu
Doaku untuk bahagiamu
Rutuk Jemari, 04 Juni 2020


0 komentar
(Gunakan bahasa yang baik dan sopan dalam berkomentar.)